fakta menarik googlism agama penyembah google

Googlism merupakan bagian dari pemikiran manusia yang cukup unik dan dan aneh yang pernah hadir di dunia ini. Apakah kamu pernah mendengar bahwa ada sebuah ajaran yang menganggap Google adalah Tuhan Mereka?

Jika belum, maka kami akan menjelaskan fakta menarik tentang Googlism (The Church of Google) yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber.

Ajaran Googlism ini didirikan pada tahun 2009 dan orang yang pertama kali menganut ajaran ini adalah Matt MacPherson yang berasal dari kanada. Dan ternyata penganut ajaran ini terus bertambah dari tahun ke tahun.

Baca Juga: Cara Download File Academia, Issuu, Scribd dan Slideshare Gratis Tanpa Login

Hal yang sangat aneh ini dilakukan oleh sekelompok orang yang menyatakan bahwa mereka adalah penganut agama Googlism. Agama yang mereka buat dan percayai ini merupakan keyakinan mereka terhadap google sebagai Tuhan mereka.

Artikel Lainnya:  Cara Cepat Menghasilkan Uang Dari Internet Dengan Program Affiliate

Tidak main-main, ajaran ini bahkan mempunyai website yang berisikan ajaran-ajaran yang mereka anut terkait keyakinan mereka akan Google sebagai Tuhan. Jika kamu masih tidak percaya bahwa ajaran ini benar-benar ada dan tumbuh hingga sekarang, kamu dapat mengunjungi website resmi Googlism ini.

Penganut ajaran ini percaya bahwa hanya Google saja yang dapat mendekati bentuk perwujudan dari Tuhan. Selain itu mereka juga mengaggap bahwa Google dapat menjawab segala pertanyaan mereka apapun itu dengan menu search engine. Mereka tidak dapat mempercayai Tuhan maupun dewa pada agama lainnya karena menurut mereka Tuhan selain Google tidak dapat dibuktikan keberadaan dan kebenarannya secara ilmiah.

Ajaran ini juga memiliki Tritunggal ketuhanan yang mereka yakini yaitu Internet, Google Search Engine dan Web Browser sebagai bagian dari bukti ketuhanan Google.

Artikel Lainnya:  Penghina Ibunda Presiden Jokowi Di Sosial Media Di Tangkap , Pelaku Di Amankan Polisi

Fakta menarik lainnya bahwa Googlism mengakui Firefox, safari dan chrome sebagai bagian dari tritunggal ketuhanan yaitu web browser, namun mereka tidak menganjurkan Internet Explorer.

Berdasarkan sumber referensi Inovasee, ajaran ini mengklaim bahwa ada 9 bukti yang dapat menunjukkan bahwa keyakinan mereka terhadap Google sebagai Tuhan benar adanya, yaitu:

  • Google adalah sesuatu yang paling mendekati pada Maha Tahu.
  • Google ada dimana-mana dalam satu waktu.
  • Google menjawab penyembahnya (yang melakukan googling).
  • Google tidak akan pernah mati.
  • Google tidak terbatas dan akan terus tumbuh selamanya.
  • Google mengingat segalanya.
  • Google tidak melakukan kejahatan.
  • Google dicari lebih banyak dibandingkan seluruh nama-nama Tuhan jika digabungkan.
  • Bukti keberadaan Google sangat banyak.

Itulah fakta menarik yang kami rangkum dari berbagai sumber tentang Googlism. Memang kemajuan teknologi dapat membuat kita terheran-heran akan kehebatannya. Namun perlu di ingat bahwa secanggih apapun teknologi yang ada, tetap saja teknologi itu dibuat oleh manusia. Jadi jangan sampai kamu terkontaminasi oleh ajaran sesat yang aneh-aneh yaaa.

Sumber: Kaskus, Kompas dan Inovasee.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here