Jangan Ditiru, Inilah Bahaya dari Skull Breaker Challenge

Bahaya Skull Breaker Challenge

Lagi-lagi dunia sosial media dihebohkan dengan challenge mematikan yang mewabah di aplikasi Tik Tok. Walaupun kesannya seperti permainan yang didasari rasa iseng, namun ternyata challenge yang satu ini sangat berbahaya.

Skull Breaker Challenge sendiri adalah challenge yang populer akhir-akhir ini dan terdiri dari 3 orang. Salah satu dari ketiga orang ini berdiri di tengah selaku korban. Kemudian dua orang lainnya menendang bagian kaki hingga korban tersebut terjatuh ke lantai.

Ada fakta mengejutkan dari challenge yang berbahaya ini. Tenyata kedua penyerang seringkali melakukan aksinya tanpa diketahui oleh korban. Tentunya ini akan membuat keadaan semakin memburuk.

Lalu apa saja bahaya dari Skull Breaker Challenge ini?

Korban dari Skull Breaker Challenge ini dapat beresiko menderita cedera kepala, cedera punggung, gegar otak (hilang kesadaran), patah tulang, tulang ekor patah hingga resiko kematian.

Dari salah satu sumber media internasional yaitu WTVY membagikan artikel terkait salah satu korban Skull breaker challenge.

Korban merupakan anak berusia 12 tahun yang berasal dari Ozark, Alabama Amerika Serikat. Anak tersebut dengan terpaksa harus dirawat di rumah sakit setelah menjadi korban challenge tersebut. Ia mengalami patah tulang di pergelangan tangannya.

Korban lainnya adalah seorang remaja dari Brazil yang bernama Emanuela Medeiros (16 Tahun) yang meninggal dunia setelah melakukan challenge ini karena benturan yang keras di kepalanya saat ia terjatuh ke lantai.

Selain bahaya secara fisik, tentunya para korban dari challenge ini juga akan mengalami trauma yang mengganggu kondisi psikologisnya akibat tindakan tiba-tiba dari Skull Breaker Challenge.

Akhir kata, terus awasi anak, saudara, teman dan orang-orang di sekitar anda agar tidak melakukan challenge ini dan selalu waspada serta menegur pelaku yang tetap melakukan challenge ini.

Dan untuk kamu yang masih saja melakukan challenge ini karena mengikuti tren serta alasan iseng, berhentilah segera, setidaknya jangan menghancurkan hidup seseorang dengan membuatnya lumpuh, cacat dan meninggal dunia karena alasan jahil darimu.