Situs Pemantauan Layanan Virus Corona Tidak Dapat Di Akses , Warganet Menduga Ulah Hacker

Situs layanan Virus Corona tidak dapat di akses

Baru baru ini kita dikabarkan tentang website Layanan pemantauan virus Corona milik pemerintah Indonesia yang beralamat corona.jakarta.go.id mendadak tidak dapat di akses.

Pihak website juga menginformasikan dari akun Twitter resmi mereka yang bertulis “Mohon maaf situs corona.jakarta.go.id tidak dapat di akses karena mendapat serangan DDOS (Distributed Denial of Service) dan saat ini sedang ditangani oleh tim Kominfo DKI.

Setelah informasi ini tersebar luas di media sosial ternyata banyak pengguna sosial media yang geram akan hal tersebut.

Dan juga banyak orang yang beranggapan situs tersebut di serang oleh hacker yang tidak bertanggung jawab.

Dan pihak pakar keamanan cyber Pratama persada mengatakan perlu  pengecekan di sistem log yang dimiliki oleh Pemprov DKI.

Menurut dia juga kemungkinan bandwidth yang berada di website nya kurang sehingga tidak dapat menampung jumlah visitor yang banyak.

Ditambah lagi kan orang banyak mencari informasi tentang terkait Virus Corona yang membuat kita khawatir dan was was.

Sebenarnya apa yang terjadi?

Informasi tentang adanya serangan hacker merupakan omongan semata saja sebenarnya yang terjadi bandwidth yang berada di server melebihi batas sehingga website menjadi lemot dan berdampak down atau sehingga tidak dapat di akses.

Hal ini dikarenakan banyaknya pengunjung di website corona.jakarta.go.id nah untuk mengatasi hal ini sebaiknya pemerintah segera upgrade vps ke tingkat yang lebih besar sehingga tidak mengalami down seperti sekarang ini.

Apalagi banyak orang yang mengakses situs tersebut dan semoga saja tidak ada hacker jahil yang meretas situs tersebut untuk mencari ketenaran.

Nah sekian tentang apa yang terjadi terhadap situs layanan Virus Corona semoga pihak tim it DKI segera memperbaiki permasalahan ini dan website dapat di akses kembali.

Arif Wibowo Hidayatullah
" Merangkai Sebuah Kata Itu Sangatlah Mudah, Tapi.. Merangkai Sebuah Mimpi Itu Sangatlah Sulit..." (Arif Wibowo)